PPI Tokodai

Kegiatan

Seminar Job Hunting

Rabu, 12 Desember 2018—PPI Tokodai mengadakan seminar mengenai job hunting di Jepang. Sesi penjelasan job hunting ini bekerja sama dengan Originator Co.,Ltd., sebuah perusahaan yang membantu orang asing untuk mencari kerja di Jepang. Seminar ini membahas tentang tahapan dan tips mencari kerja di Jepang.

Peserta mendengarkan seminar dalam Bahasa Jepang yang dibawakan oleh Sou, pihak dari Originator. Selain itu, juga hadir Jesslyn, mahasiswi Indonesia tahun ke-4 Strata 1 yang sedang menempuh pendidikannya di salah satu universitas negeri di Tokyo. Jesslyn telah mendapat pekerjaan di salah satu perusahaan di Jepang dan direncanakan mulai bekerja pada April 2019. Job hunting yang dilakukan Jesslyn terbilang unik, karena dia hanya mendaftar di satu perusahaan saja. Lain halnya dengan orang Jepang pada umumnya yang mendaftar di belasan perusahaan.

Seminar diawali dengan pemaparan data pekerja asing di Jepang yang tiap tahun meningkat. Namun, yang menjadi sorotan adalah rendahnya jumlah mahasiswa asing lulusan Jepang yang bekerja di negeri sakura tersebut. Data tahun 2017 menunjukkan hanya 30% dari mereka yang bekerja di Jepang, meski pemerintah menargetkan kenaikan ke level 50%. Salah satu penyebab rendahnya angka ini adalah diperlukannya kemampuan berbahasa Jepang.

Di Jepang, job hunting dimulai sekitar 1.5 tahun sebelum kelulusan dengan mengikuti magang musim panas. Lama magang di Jepang tergolong pendek, bahkan ada magang yang hanya sehari. Seperti Jesslyn, magang efektif memuluskan jalan untuk bekerja di perusahaan tersebut, terlebih jika kita mencapai prestasi tertentu sewaktu magang. Tips mencari perusahaan yang bagus untuk pekerja asing diantaranya dengan melihat persentase pekerja asing dan alasan mereka merekrut pekerja asing. Cari informasi tentang seminar perusahaan yang kita ingin tahu lebih lanjut sehingga dapat bertanya langsung dengan pekerjanya. Beda perusahaan, beda perlakuan kepada pekerja asing.

Selain memberikan gambaran tentang tahapan mencari kerja di Jepang, seminar ini juga menginformasikan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani musim mencari kerja di Jepang. Misalnya dengan sering berinteraksi dengan orang Jepang. Sebagian besar perusahaan di Jepang masih memiliki persentase orang Jepang yang tinggi di tempat kerja. Oleh sebab itu, pada waktu wawancara hal ini bisa ditonjolkan meski dengan menceritakan pengalaman konyol bersama teman-teman orang Jepang.

Seminar yang berlangsung selama 2 jam ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Sou mengatakan bahwa poin penting job hunting di Jepang adalah “gerak cepat”. Kumpulkan informasi untuk membuat keputusan yang lebih baik. Bisa dengan mengunjungi seminar per perusahaan maupun mengakses situs resmi perusahaan. Yang tidak kalah pentingnya adalah dengan mengetahui diri sendri. Apa yang ingin kita lakukan? Apa yang bisa kita lakukan? Dengan ini, kita dapat menyortir perusahaan yang kita akan daftar.

jobhunt.jpg

Penulis: Kevin E. Y.

Bachelor tahun ketiga

PPI Tokodai