PPI Tokodai

Info Kuliah

Mendapatkan LoA Tokodai

Melanjutkan studi keluar negeri adalah mimpi dari jutaan pelajar di Indonesia. Tak dapat dipungkiri, Jepang pun menjadi salah satu tujuan para pelajar untuk memperdalam ilmu lebih jauh, mengingat Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat kemajuan teknologi yang tinggi. Oleh karena itu, kali ini kami akan berbagi langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan LoA alias Letter of Acceptance untuk melanjutkan studi S2 dan S3 di Tokyo Institute of Technology alias Tokodai.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk melanjutkan studi ke Tokodai, yaitu via kedutaan besar atau langsung via universitas. Namun pada kesempatan kali ini kami akan membahas langkah-langkah untuk mendaftar Tokodai via universitas.

Sebelum bertanya kesana-kemari, yang pertama harus dilakukan adalah mengecek website Tokodai bagian Information for International Student, yang dapat diakses di sini (link ke http://www.titech.ac.jp/english/graduate_school/international/). Keunggulan Tokodai dibandingkan universitas lain di Jepang adalah website versi Bahasa Inggrisnya sangat membantu dan cukup up to date.

Di bagian Information for International Student tersebut, terdapat beberapa program seperti IGP (International Graduate Program) dan GSEP (Global Scientist and Engineer Program). IGP merupakan program untuk master dan doktoral, sementara GSEP merupakan program untuk sarjana (bachelor). Tulisan kali ini akan berfokus pada IGP.

IGP alias International Graduate Program merupakan program yang ditujukan untuk graduate student (master dan doktoral) yang berasal dari mancanegara. Seperti tertulis pada websitenya, program ini memungkinkan para calon pelajar yang kemampuan Bahasa Jepangnya terbatas. Tidak ada requirement Bahasa Jepang untuk program ini. IGP sendiri terbagi menjadi IGP A, IGP B, dan IGP C, dengan persyaratan yang berbeda-beda. IGP A merupakan integrated program, program master dan doktoral, serta sudah pasti mendapatkan beasiswa MEXT. Program ini biasanya mulai dibuka pada bulan Oktober, untuk in take bulan Oktober tahun berikutnya. Kemudian ada IGP B, yang hanya tersedia untuk beberapa jurusan khusus. Lalu terakhir program IGP C. Program ini merupakan program master saja atau doktoral . Program IGP C ini proses aplikasinya cepat dan dibuka dua kali dalam setahun. Contohnya, jika proses aplikasi dimulai pada bulan Oktober 2015, maka hasil akan keluar di bulan Desember 2015, untuk in take bulan April 2016. Program IGP C ini tidak memiliki jaminan mendapatkan beasiswa.

Langkah selanjutnya adalah memilih dan menghubungi calon academic advisor (atau sensei).

Mengapa? Karena di Tokodai (dan di kebanyakan universitas di Jepang), calon pelajar harus memiliki surat rekomendasi dari sensei di kampus tujuan.

Bagaimana? Tenang saja, di Tokodai, hal ini juga bukan merupakan hal yang sulit karena sensei-senseinya sangat kooperatif, apalagi kalau bisa meyakinkan mereka bahwa kita memiliki visi (re: topik proposal riset) yang sejalan dengan mereka. Ditegaskan lagi, proposal riset. Karena program master dan doktoral di Tokodai adalah research-based, jadi kita harus sudah memiliki bekal proposal riset untuk melakukan proses aplikasi di sini.

 

Di website IGP Tokodai, terdapat list departemen dan jurusan yang ada di Tokodai, lengkap dengan nama sensei atau profesornya. Do google them untuk mendapatkan informasi seperti riset-riset yang telah dilakukan (sesuai atau tidak dengan minat kita), dan dari google juga lah nanti kita bisa mendapatkan kontak atau alamat emailnya. Jika tidak menemukan alamat email dari google, kita bisa juga mengirim email ke admission office Tokodai untuk meminta kontak target academic advisor kita. Jika sudah dapat, langsung saja mulai korespondensi dengan mereka.

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang akan dilakukan setelah memulai korespondensi dengan calon academic advisor:

1. Informal Interview

Tidak semua sensei memberlakukan tahapan ini. Namun pada intinya, tahapan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri serta minat riset kita kepada calon academic advisor. Informal interview ini dilakukan via video call skype. Dari tahapan ini, maka sang Profesor akan menentukan apakah ia mau atau tidak mau menjadi academic advisor kita.

2. Pengiriman required documents ke Tokodai.

Salah satu yang membuat Jepang sedikit berbeda adalah Jepang masih agak konvensional. Semua dokumen persyaratan harus dikirim dengan menggunakan pos.  Dokumen persyaratannya kurang lebih adalah sebagai berikut (bisa dicek lagi di website agar lebih update):

- Application Form (download dari website)

- Research Proposal (formatnya bisa didownload dari website dengan judul file Field of Study and Study Program)

- Transkrip Nilai (legalized translation)

- Ijazah (legalized translation)

- Ringkasan Skripsi

- Sertifikat TOEIC/IELTS/TOEFL-iBT

- Surat rekomendasi dari Academic Advisor di Indonesia

- Surat rekomendasi dari Academic Advisor di Tokodai 

- Fotokopi passport

- Slip bukti pembayaran admission fee. Admission fee-nya sendiri sebesar 30,000 yen dan dibayar menggunakan online payment / kartu kredit. Agak besar memang biayanya, tetapi jika tidak diterima, kita bisa meminta uang pendaftaran tersebut dikembalikan (kalau tidak salah).

 

3. Formal Interview

Jika sudah melalui informal interview, maka tahapan ini tidak jauh berbeda. Hanya saja pada tahapan ini, akan terdapat beberapa Profesor yang akan menjadi pewawancara. Formal interview dilakukan menggunakan video call Skype. Walaupun tidak jauh berbeda, pertanyaan pada sesi ini cenderung lebih teknis dan detail dibandingkan pertanyaan ketika informal interview, di tambah ke depannya akan melakukan apa, dan lain sebagainya.

4. Berdoa

Setelah formal interview, maka yang dilakukan hanya tinggal berdoa dan menanti hasil dari tahapan-tahapan yang telah dilakukan sebelumnya. Sekedar informasi, untuk IGP A dan IGP C biasanya hasil akan keluar sekitar satu bulan setelah melakukan formal interview. Jika berhasil, maka dokumen LoA akan dikirimkan langsung ke rumah dan kita akan diminta untuk melakukan konfirmasi (Pledge Statement) apakah akan melanjutkan studi di Tokodai atau tidak.

Demikian langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan LoA Tokodai. Jangan lupa juga untuk mengecek website Tokodai untuk memastikan timeline dan persyaratan dari masing-masing program. Semoga membantu J

Penulis : Maulida Bellafaransi

Info KuliahPPI Tokodai