PPI Tokodai

Info Kuliah

International Graduate Program (A)

Biodata

Nama  : Muhammad Ridwan Apriansyah

Department & Lab: Department of Computer Science, Yokota Lab

Program (Bachelor/Master/Doctoral/Exchange): Integrated Master & Doctoral

Tahun masuk: 2018

Nama Program: International Graduate Program (A)

Nama Beasiswa: Monbukagakusho (MEXT) Scholarship

 

1.      Bagaimana prosedur pendaftaran untuk program yang sedang Anda ikuti?

Langkah-langkah untuk mendaftar pada program International Graduate Program (A), atau biasa disingkat IGP(A) sudah terdapat di website IGP(A) Tokyo Tech https://www.titech.ac.jp/english/graduate_school/international/graduate_program_a. Program ini merupakan Integrated Doctoral Education Program, yaitu program Master sekaligus Doctoral, dengan ekspektasi masa studi 5 tahun (2 tahun untuk Master, dilanjutkan 3 tahun Doctoral). Pendaftaran biasanya dibuka pada bulan September di setiap tahun, untuk mulai studi pada September tahun berikutnya. Disini akan saya jelaskan lebih detil mengenai step-by-step untuk mendaftar.

1)      Mencari professor yang minat riset nya sesuai

Untuk menjadi mahasiswa Master (atau PhD) di Tokyo Tech, kita harus tergabung di salah satu lab riset. Setiap lab biasanya di-supervise oleh satu atau lebih professor. Daftar professor beserta bidang risetnya masing-masing bisa dilihat pada website IGP(A). Setelah mendapatkan professor yang minat risetnya sesuai, kita bisa melihat informasi mengenai lab nya melalui website, yang mana tiap lab (atau at least professor nya) memiliki website yang berisi informasi mengenai lab tersebut. Silahkan browsing melalui google atau website Tokyo Tech langsung.

2)      Menghubungi professor (1-3 minggu)

Para professor biasanya dapat dikontak melalui email. Tulislah email yang rapi dan sopan. Perkenalkan diri dengan jelas, beritahu program apa yang ingin kita apply di Tokyo Tech, bagaimana kita bisa mengetahui professor tersebut, dan seterusnya. Disarankan untuk melampirkan CV, transkrip nilai, dan rencana riset. Tergantung dari seberapa sibuk professor yang kita hubungi, email biasanya dibalas 1-3 minggu kemudian. Maka dari itu disarankan untuk menghubungi professor se-segera mungkin.

3)      Wawancara (1 minggu)

Setelah email direspon, biasanya professor akan meminta untuk melakukan wawancara. Biasanya wawancara dilaksanakan online melalui Skype atau sejenisnya. Di wawancara awal ini biasanya professor akan bertanya-tanya mengenai pendidikan di universitas sebelumnya dan pengalaman riset. Setelah itu professor akan menentukan apakah ia mau untuk menerima kita di lab nya atau tidak. Jika kita diterima, ia akan mengirimkan proof of consent melalui email, yang nantinya akan dilampirkan pada berkas pendaftaran.

4)      Mengisi dan mengirim berkas-berkas pendaftaran (1-2 minggu)

Setelah mendapatkan semua persyaratan yang diperlukan, kita harus mengisi application form dengan melampirkan semua berkas yang diperlukan. List berkas dapat dilihat pada website IGP(A). Pengiriman berkas dari Indonesia ke Tokyo Tech biasanya membutuhkan waktu 3 hari sampai 2 minggu, tergantung dari jasa kurir yang digunakan.

5)      Ujian masuk

Setelah lolos seleksi berkas, kita akan menerima email untuk melaksanakan ujian masuk. Pada tahap ini, metode ujian masuk bisa berbeda-beda tergantung dari Fakultas yang kita tuju. Biasanya semua ujian masuk dilaksanakan secara online, jadi tidak perlu dating langsung ke jepang. Di fakultas saya, School of Computing, ujian masuk berupa wawancara singkat (20-30) menit. Di awal wawancara kita diminta untuk memberikan presentasi singkat mengenai rencana riset di Tokyo Tech. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai dasar-dasar ilmu komputer dan hal-hal yang berhubungan dengan tema riset.

6)      Menunggu notifikasi informal dan formal acceptance/decline dari universitas (2-3 bulan)

Setelah ujian masuk, kita menunggu notifikasi penerimaan dari universitas. Biasanya sekitar 1 bulan setelah ujian masuk, professor akan mengirimkan kita berita mengenai informal acceptance. Berdasarkan pengalaman saya, ujian masuk dilaksanakan pada pertengahan desember. Kemudian professor mengirimkan informal acceptance pada pertengahan januari. Informal acceptance ini bertujuan untuk memastikan lagi bahwa kita benar-benar ingin melanjutkan studi kita di Tokyo Tech pada program IGP(A). Setelah itu sekitar 2 bulan kemudian berita formal acceptance akan dikirimkan oleh pihak universitas.

7)      Menunggu notifikasi formal scholarship acceptance/decline

Jika mendaftar sebagai penerima beasiswa, contohnya MEXT Scholarship, pihak pemberi beasiswa akan memberikan berita acceptance/decline.

8)      Pengurusan VISA, tiket, keberangkatan ke jepang, dll (Juli – September)

Setelah semua proses di atas, pihak universitas akan mengirimkan berkas acceptance resmi, berkas pengurusan VISA, dan sertifikat beasiswa (jika mendapatkan beasiswa) ke Indonesia. Setelah itu pihak universitas akan menghubungi kita lagi untuk persiapan keberangkatan ke jepang.

 

2.      Apakah Anda mendapat beasiswa? Jika ya, jenis beasiswa seperti apa yang Anda dapatkan?

Ya, saya mendapatkan beasiswa Monbukagakusho (MEXT) Scholarship.

 

3.      Apa saja Tips dan Trik untuk mendapat beasiswa tersebut?

-          Isilah form Field of Study and Research Plan sebaik mungkin. Banyak resource di internet yang bisa membantu dalam hal ini. Salah satu yang saya rekomendasikan adalah http://www.transenzjapan.com/blog/mext-scholarship-field-of-study-and-research-program-plan-elements

-          Memiliki publikasi ke conference proceeding atau international journal yang sesuai dengan tema riset merupakan nilai plus.

-          Jawablah pertanyaan pada ujian masuk dengan sebaik mungkin. Karena biasanya top-performers dari ujian masuk lah yang akan direkomendasikan sebagai penerima beasiswa MEXT.

4.      Adakah saran lain yang ingin disampaikan?

-          Pilihlah professor yang lab nya akan anda join dengan sebaik mungkin. Pastikan tema riset lab nya cocok dengan ketertarikan anda. Sekalipun tema riset nya kurang sesuai dengan anda dan tetap ingin bergabung di lab professor tersebut, pastikan bahwa benar-benar tertarik untuk melaksanakan riset di topik tersebut. Karena anda akan melaksanakan riset selama kurang lebih 5 tahun pada topik tersebut.

-          Selain tema riset lab, pastikan juga anda menelusuri mengenai kultur dan keadaan sehari-hari di lab. Suasana dan kultur di satu lab dengan lab lain bisa berbeda sangat jauh, tergantung dari professor dan anggota lab tersebut. Untuk mengetahui hal ini anda bisa menelusuri website dari lab, atau menghubungi salah satu anggota lab dan menanyakan langsung kondisi keseharian di lab. Pastikan anda cocok dengan lab tersebut, karena anda akan menghabiskan banyak waktu di lab selama masa studi.

PPI Tokodai